Tampilkan postingan dengan label Bermain kata dengan Resta Gunawan. Tampilkan semua postingan

di pagi buta kata pergi tiba-tiba  

Penyerat Hijau

di rumah penuh lubang ini
tetesan air sisa hujan tengah malam menerobos ruang
lalu jatuh ke ember plastik kusam di sana -sini
terlihat kursi rotan mencari jejak kemana pergi pantat hangat
milik penghuni yang terbiasa menampung botol-botol bir, kertas dan tinta di meja kotor
penuh puntung rokok mentol hasil lemparan meleset
ke sebuah asbak kayu berbentuk kotak dari jemari berkuku lentiknya

di taman seekor burung gereja hinggap di dahan cemara
racau kicau dari paruh kecilnya kabarkan berita
tentang datangnya mentari; benda terang sebulat tutup kaleng susu
perenggut tempat di mana perempuan,sepi dan kata tinggal
hingga tak pernah ada sajak untuk pagi yang buta



-ki 070409

selembar catatan  

Penyerat Hijau

10 kata: pita, stasiun, jendela, arloji, radio
gelas, jalangkung, pohonjeruk, setrika, kereta.

*selembar catatan

sebuah lirik pada lagu sendu nan usang di chanel radio
menjelma eulogi kepulangan dan elegi kehilangan

pita hitam melingkar di pergelangan tangan nasib
menanda gelaran duka begitu sempurna selimuti kisah

rautmu semacam kereta berpenumpang kenangan
berangkat dan pulang di stasiun ingatan kepala milikku

setelahnya lusinan gelas berisi airmata tercetak persis
dengan angka yang tanggal satu persatu di arloji

ketika doa tak memberi hening kabar, kala rindu membakar degup sabar
kuramu sesaji ;ribuan sajak ilusi untuk boneka jalangkung
tertanam tepat di samping pohonjeruk yang tumbuh di tepi teras rumah

harap bisik gaibmu dapat kujumpa
bersama tetesan embun bening di mulut jendela kamar
jelma setrika yang merapikan lembar-lembar catatan karut semenjak sendiri


-ki 020409


Ps: kata2 darimu susah2 Ms.Res